tes potensi akademik

Rabu, 28 Agustus 2013

HIKAYAT INDERA BANGSAWAN

HIKAYAT INDERA BANGSAWAN

Pada suatu hari Raja Indera Bungsu dari kerajaan Negeri Kobat Syahrial menginginkan anak. Beliau lantas mengutus orang - orang yang diperintah oleh patihnya untuk membaca do'a Qunut dan bersedekah kepada fakir miskin. Tak lama kemudian istrinya, Puteri Sitti Kendi hamil dan melahirkan putra kembar laki- laki. Putra yang sulung lahir dengan sebuah anak panah dan diberi nama Syah Peri. Putra yang bungsu lahir dengan sebilah pedang dan diberi nama Indera Bangsawan.


Sejak kecil kedua anak baginda itu dididik dengan baik. Mereka tumbuh dengan akhlak dan perilaku yang baik. Saat usia mereka telah mencapai tujuh tahun, Raja Indera Bungsu memerintahkan kedua putranya untuk belajar mengaji kepada Mualim Sufian. Setelah beberapa lama, mereka belajar pula ilmu kesaktian dari guru mereka.

Sang ayah mulai bimbang untuk menentukan siapa yang pantas menggantikannya memerintah kerajaan. Kembimbangan itu karena kedua putranya sama- sama pandai dan berakhlak baik.

Pada suatu malam, sang Baginda Raja bermimpi tentang buluh perindu. Sang Raja sangat terpesona dengan buluh tersebut yang memiliki suara sangat merdu. Keesokan harinya, Baginda Raja menceritakan mimpinya tersebut pada kedua anaknya. Ia pun membuat sebuah sayembara untuk kedua putranya, barangsiapa yang bisa mendapat buluh perindu, dialah yang akan menggantikan dirinya untuk menjadi raja. Kedua putranya itu kemudian memohon kepada Baginda Raja untuk memulai pengembaraan mencari buluh perindu yang diinginkan ayahnya.
Dalam perjalanan mereka selalu bersama hingga suatu saat karena angin topan, hujan lebat, dan awan gelap gulita mereka jadi terpisah.

Syah Peri berjalan dan terus berjalan hingga ia menemukan suatu taman dan sebuah mahligai. Dalam mahligai itu, Syah Peri menemukan sebuah gendang. Dipukulinya gendang tersebut keras-keras. Pada saat dia sedang memukul gendang itu didengarnya suara lain yang berasal dari dalam gendang. Syah Peri lalu merobek gendang tersebut dengan pisaunya. Betapa kagetnya Syah Peri karena dia mendapati seorang Putri dan dayang-dayang nya sedang bersembunyi di dalam gendang. Setelah dikeluarkan dari dalam gendang, Sang Putri bercerita bahwa dia disembunyikan di dalam gendang oleh ayahnya untuk menghindari serangan raksasa Garuda yang telah meluluh-lantahkan kerajaan mereka.

Tak lama kemudian raksasa Garuda datang hendak membunuh sang Putri. Syah Peri segera menyelamatkan Sang Putri dan bertarung melawan raksasa Garuda. Raksasa Garuda itupun dapat dikalahkannya. Syah Peri selanjutnya menikahi Putri Ratna Sari dengan disaksikan oleh dayang-dayang Sang Putri.

Di lain tempat, Indera Bangsawan menemukan suatu padang yang tidak cukup luas. Di dalam padang itu terdapat sebuah gua yang dihuni oleh raksasa perempuan. Indera Bangsawan bertemu dengan raksasa perempuan itu. Dijadikannya raksasa perempuan itu sebagai neneknya. Selama mereka bersama, raksasa tersebut banyak memberikan pengalaman baiknya, memberikan ilmu-ilmu, memberikan buluh perindu, dan memberikan sebuah senjata berupa sarung kesaktian untuk melawan Buraksa. Raksasa tersebut bercerita bahwa Indera Bangsawan sedang berada di negeri antah berantah yang diperintah oleh Raja Kabir, sebuah kerajaan yang akan dihancurkan oleh Buraksa. Raksasa meminta Indera Bangsawan untuk membantu kerajaan tersebut.

Raja Kabir akan menyerahkan putrinya, Putri Kemala Sari kepada Buraksa sebagai upeti agar kerajaan itu tidak di hancurkan oleh Buraksa. Setelah Indera Bangsawan berhasil masuk di wilayah kerajaan dengan menyamar sebagai budak berambut keriting.

“Barangsiapa yang bisa membunuh Buraksa dan membawa mata dan hidungnya yang berjumlah tujuh, maka dia akan dinikahkan denga Puteri Kemala Sari” kata Raja Kabir.

Indera Bangsawan segera bergegas untuk mengejar dan mencari Buraksa tersebut. Dengan kepandainnya, Indera Bangsawan berhasil menemukan Buraksa lebih dulu dari yang lain, dan akhirnya ia dapat mengalahkan Buraksa. Indera Bangsawan juga memotong mata dan hidung Buraksa yang berjumlah tujuh itu untuk dipersembahkan kepada Raja Kabir.

Sampai di istana Indera Bangsawan segera menghadap Raja Kabir. Raja Kabir bahagia karena ada orang yang dapat menyelamatkan putrinya. Pada saat itu juga Putri Kemla Sari segera dinikahkan dengan Indera Bangsawan.

Indera Bangsawan sudah mendapatkan buluh perindu yang diinginkan ayahnya, maka ia mengajak istrinya untuk kembali ke kerajaan Kobat Syahrial untuk menghadap ayahnya. Ternyata Indera Bangsawan mendadak jatuh sakit.

Di tempat berbeda Syah Peri beberapa hari tidak dapat tidur dengan nyenyak dan selalu memimpikan adiknya, Indera Bangsawan. Dalam mimpinya, Indera Bangsawan sedang sakit keras dan membutuhkan pertolongannya. Maka berangkatlah ia mencari Indera Bangsawan.

Setelah berhari-hari mencari, sampailah Syah Peri di kerajaan antah-berantah itu. Ia menemukan Indera Bangsawan sedang tergeletak sakit tak berdaya dengan ditemani istrinya. Syah Peri lalu berusaha untuk menyembuhkan Indera Bangsawan.

Selang beberapa hari, Indera Bangsawan berangsur-angsur sembuh. Syah Peri dan istrinya lantas mengajak Indera Bangsawan dan istrinya untuk kembali ke kerajaan Kobat Syahrial. Baginda raja Indera Bungsu sangat bahagia melihat kepulangan kedua putranya yang didampingi juga oleh istrinya. Indera Bangsawan langsung menyerahkan buluh perindu kepada sang ayah. Sang ayah bertambah bahagia dan langsung mengangkat Indera Bangsawan menjadi raja untuk menggantikannya menjadi raja Kobat Syahrial. Untuk membalas kebaikan hati kakaknya, Indera Bangsawan memberi Syah Peri sebuah batu hikmat. Batu hikmat tersebut dapat dimanfaatkan Syah Peri untuk dijadikan sebuah kerajaan lengkap dengan abdi kerajaan, rakyat, dan perlengkapan kerajaan. Akhirnya, kedua kerajaan itu berkembang bersama saling bahu-membahu untuk menciptakan kerukunan, kemakmuran, dan perdamaian.
 Unsur unsur intrinsik(tema, alur, tokoh, latar dan amanat) pada hikayat:

1.      Tema pada” Hikayat Indera Bangsangwan” adalah kehebatana saudara kembar(Syah Peri dan Indera Bangsawan)  dalam menghadapi musuh sebelum mencapai kebahagiaan.
2.      Latar
Latar tempat: negeri kobat syahrial, di hutan, disebuah taman, di gua dan di negeri antah berantah.
Latar waktu: Peristiwa dalam kutipan hikayat terjadi pada keseluruhan waktu(pagi,siang, sore, dan malam).
Latar suasana: bahagia dan sedih.
3.      Alur
Alur pada hikayat tersebut adalah alur maju. Alasannya karena hikayat menceritakan awal raja Indra Bungsu yang tidak memiliki anak, indra bangsawan diasuh oleh raksasa dan dianggap sebagai neneknya sampai akhirnya indra bangsawan menyamar menjadi jelek sebagai si hutan masuk di kerajaan antah berantah. Dengan kepandaian  yang dimiliki indra bangsawan , buraksa dapat dikalahkan. Pada akhirnya indra bangsawan dihadiahi oleh raja antah berantah utuk menjadi suami Putri Kemala Sari.
4.      Tokoh dan penokohan
a.       Tokoh syaah Peri besifat baik hati dan suka menolong.
b.      Indera Bangsawan besifat licik dan suka menghalalkan cara untuk mencapai hal yang diinginkan.
c.       Tokoh raja Indra Bungsu dan Tuan Putri Sitti Kendi memiliki sifat sabar dan suka berikhtiar kepada tuhan untuk mendapatkan keturunan.
d.      Tokoh Raja Kabir memilikih sifat mudah menyerah dan takluk pada musuh.
e.       Tokoh Garuda dan Buraksa memiliki sifat jahat.
f.       Sifat tokoh Putri  Ratna Sari dan Putri Kemala Sari tidak tergambar secara jelas. Kedua putri tersebut merupakan korban dari kejahatan Garuda dan Buraksa.
5.      Amanat
Amanat yang terdapat pada hikayat di atas yaitu;
1.      Ingatlah kepada tuhan apabila kita dalam kesusahan.
2.      Tolonglah orang yang mengalami kesusahan.
3.      Jangan berbuat curang untuk mendapatkan segala keinginan.
·               Nilai – nilai yang terkandung dalam hikayat trsebut dan hubungannya dengan nilai – nilai massa kini yaitu:
a.       Nilai religi, hal ini dibuktikan dengan beberapa peristiwa yang dilakukan beberapa tokoh. Contohnya , melakukan pembacaan doa kunut, membagikan sedekah kepada fakir miskin, dan berpasrah kepada Allah. Hubunganya dengan nilai masa kini yaitu pembacaan doa kunut kurang dilaksanakn apalagi orang- orang metropolitan, mereka hanya menganggap itu adalah budaya pada nenek moyang mereka.
b.      Nilai moral yang pantas dan tidak pantas untuk dicontoh. Perbuatan yang dicontoh yaitu menolong sesama yang mengalami kesuliata. Perbuatan yang tidak pntas dicontoh yaitu perbuatan Indera Bangsawan yang menipu beberapa raja.

Sabtu, 24 Agustus 2013

cara mendownload di 4shared tanpa akun

baiklah pada siang hari ini saya akan berbagi ilmu dengan kawan kawan sekalian tentang bagaimana cara mendownload file file yang ada di 4shared
langkah langkah
:
  1. pertama buka file yang kawan mau  download di 4shared
  2. copy adress file yang mau di download
  3. buka 4server
  4. lalu paste adress tadi di kolom yang disampingnya tetulis GENERATE LINK
  5. lalu klik GENERATE LINK
  6. tunggu beberapa saat kemudian file yang anda download akan keluar
sekian dari saya sampai jumpa

Cara Membaca Karakter Seseorang Dari Muka

Kenalilah sahabat mu atau kawan kawan yang berada di sekitar kamu dengan membaca karakter dari mukanya
cara membaca karakter dari muka dikenal dengan ilmu fisiognomi
 inilah beberapa bentuk muka  sesuai dengan karakternya  silahkan dilihat

Jumat, 23 Agustus 2013

TUGAS BIOLOGI: PERBEDAAN ANTARA SEL HEWAN DAN SEL TUMBUHAN


PERBEDAAN ANTARA SEL HEWAN DAN SEL TUMBUHAN
Hai sobat blogger.... kali ini samd green akan membagikan jawaban dari tugas biology yang di berikan oleh pak guru kita yang tercinta pada senin 19 agustus lalu, yaitu mencari perbedaan antara sel hewan dan sel tumbuhan yang harus dikerjakan dalam bentuk tabel lengkap dengan keterangannya.
Mumpung gue lagi berbaik hati kepada kalian s’mua .... lumayan kan, jadi tidak usah capek-capek cari di tempat laen lagi. Ayo ke TKP .............
TABEL PERBEDAAN SEL HEWAN DAN SEL TUMBUHAN
BY: XI. IPA 1 UNGGULAN SMADA
SEL HEWAN:
Ciri khas sel hewan adalah memiliki sentriol. Sel hewan mengandung dua sentriol yang terdapat dalam sitoplasma di dekat permukaan sebelah luar nukleusnya. Setiap sentriol terdiri atas sebaris silinder sebanyak sembilan mikrotubul, setiap mikrotubul memiliki dua bagian yang terikat padanya. Kedua sentriol biasanya berhadapan dengan sudut tegak lurus.

Sebelum sel membagi diri, sentriolnya melakukan duplikasi dan satu pasang berpindah ke sisi berlawanan pada nukleus, kemudian gelondong pembelahan terbentuk di antaranya. Pada beberapa sel, sentriol berduplikasi membentuk benda basal silia dan flagelata.
SEL TUMBUHAN:
Sel tumbuhan memiliki struktur yang tidak dimiliki oleh sel hewan, di antaranya adalah adanya vakuola, kloroplas, dan dinding sel.
No.
Perbedaan
Tumbuhan
Hewan
Keterangan
1
Dinding sel
Ada
Tidak
Dinding sel pada tumbuhan tersusun oleh bahan selulosa (polisakarida), kadang-kadang dilapisi oleh zat lignin (zat kayu) sehingga lebih kokoh dibandingkan dengan sel hewan, serta bentuknya tetap.
2
Vakuola
Ada
Tidak
Vakuola pada tumbuhan bersifat permanen. Sel tumbuhan, terutama sel-sel parenkima dan kolenkima, memiliki vakuola yang besar yang diliputi oleh membran yang disebut tonoplas. Pada Protozoa juga terdapat vakuola, tetapi ukurannya jauh lebih kecil daripada vakuola tumbuhan.
3
Plastida
Ada
Tidak
Plastida adalah organel yang berbentuk bulat, oval, atau cakram yang mengan dung pigmen / warna / kromatophora. Berdasarkan warnanya plastida dibedakan menjadi 3 macam yaitu:
Kloroplas, Leukoplas, dan Kromoplas
Menurut fungsinya Leukoplas di bedakan menjadi:
Amiloplas, proteoplas, dan Elaioplas
4
Lisosom
Tidak
Ada
Lisosom sering di temukan pada hati, limpa, otak, kelenjar tiroid, dan leukosi. mengandung enzim hidrolitik. Funsi lisosom yaitu:
1.     Pencernaan intrasel, enzim di gunakan untuk menguraikan subtansi yang ada dalam sel.
2.    Autolisis, menghancurkan organel sel yang telah rusak.
5
Sentrosom
Tidak
Ada
Di dalam sentrosol terdapat dua sentriol, setiap sentriol mengandung satu batang yang tersusun dari 9 mikrotubulus.sentriol berperan penting dalam orientasi arah pada saat pembelahan sel.
6
Sitoskeleton
tidak
Ada
Sitoskeleton berupa rangkaian benang yang terdiri dari silium dan flagellum. Fungsi sitoskeleton yaitu untuk menyokong dan mempertahankan bentuk sel. Sitoskeleton terdiri dari:
1.     Mikrotubulus : diameter 25 nm
2.    Mikrofilamen : diameter 7 nm
3.    Filamen         : diameter 8 -10 nm
Itulah tabel mengenai perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan yang berhasil smad green share untuk kalian semua. Semoga bermanfaat. 
yang mau download klik disini 
dan yang download buku fisika klik disini